Obat Penurun Panas Anak – Ketika anak tiba-tiba demam, rasanya pasti bikin orang tua deg-degan. Tapi sebenarnya, demam adalah reaksi alami tubuh saat sistem imun sedang bekerja melawan infeksi. Jadi, nggak semua demam itu berbahaya.
Kalau demamnya ringan, biasanya bisa hilang sendiri. Tapi kalau panasnya makin tinggi atau nggak turun-turun, Bunda bisa bantu turunkan dengan obat penurun panas yang sesuai.
Daftar Rekomendasi Obat Penurun Panas Anak Balita Terbaik
Nah, berikut ini beberapa rekomendasi obat penurun panas anak yang bisa jadi andalan di rumah.
1. Praxion Drops (15 ml) – Untuk Bayi dan Balita
Praxion Drops cocok buat anak usia di bawah 2 tahun. Kandungan paracetamol micronized di dalamnya (100 mg per 1 ml) mudah diserap tubuh dan efektif menurunkan demam maupun meredakan nyeri.
Dosis pemakaian:
- Bayi <1 tahun: 0.6 ml, 3–4 kali sehari
- Anak 1–2 tahun: 0.6–1.2 ml, 3–4 kali sehari
Kelebihan:
- Rasa jeruk yang disukai anak
- Tidak menyebabkan kantuk
- Bebas alkohol
Harga: Sekitar Rp36.500 per botol
2. Praxion Forte Suspensi (60 ml) – Untuk Anak Usia 6 Tahun Ke Atas
Praxion Forte punya kandungan bandito slot paracetamol lebih tinggi, yaitu 250 mg per 5 ml. Cocok buat anak yang demam tinggi dan sudah lebih besar.
Dosis pemakaian:
- Anak 6–12 tahun: 5–10 ml, 3–4 kali sehari
- Anak 12 tahun ke atas: 10 ml, 3–4 kali sehari
Kelebihan:
- Bekerja cepat
- Rasa jeruk, bebas alkohol
- Bisa dikonsumsi sebelum makan
Harga: Sekitar Rp40.000 per botol
3. Contrexyn Demam Sirup Rasa Jeruk (60 ml)
Obat ini jadi pilihan ekonomis tapi tetap efektif. Mengandung paracetamol yang membantu menurunkan demam dan meredakan nyeri ringan.
Kelebihan:
- Rasa jeruk, cocok untuk anak
- Digunakan untuk demam, sakit kepala, dan sakit gigi
Harga: Rp5.600 – Rp7.800 per botol
4. Tempra Sirup Rasa Anggur (60 ml)
Obat ini mengandung paracetamol 160 mg per 5 ml dan efektif untuk mengurangi demam serta nyeri ringan.
Dosis pemakaian:
- Usia 2–3 tahun: 5 ml setiap 4 jam, max 5x sehari
- Usia 4–5 tahun: 7.5 ml setiap 4 jam
- Usia 6–8 tahun: 10 ml setiap 4 jam
Kelebihan:
- Bisa dikonsumsi sebelum atau sesudah makan
- Tidak bikin ngantuk
Harga: Sekitar Rp54.900 per botol
5. Proris Suspensi (60 ml)
Berbeda dari yang lain, Proris mengandung ibuprofen 100 mg per 5 ml. Obat ini nggak cuma nurunin demam, tapi juga meredakan nyeri dan peradangan.
Dosis pemakaian:
- Usia 1–2 tahun: ¼ sendok takar
- Usia 3–7 tahun: ½ sendok takar
- Usia 8–12 tahun: 1 sendok takar
(Diberikan 3–4 kali sehari, setelah makan)
Kelebihan:
- Bekerja cepat dalam 15–30 menit
- Efek bertahan hingga 8 jam
- Triple action: antipiretik, analgesik, antiinflamasi
Harga: Sekitar Rp33.000 per botol
6. Sanmol Sirup (60 ml)
Sanmol bisa digunakan untuk menurunkan demam akibat flu dan batuk. Kandungan paracetamol-nya juga membantu mengatasi nyeri ringan.
Dosis pemakaian:
- 9–12 tahun: 15–20 ml
- 6–9 tahun: 10–15 ml
- 2–6 tahun: 5–10 ml
- 1–2 tahun: 5 ml
(Diberikan 3–4 kali per hari)
Kelebihan:
- Bisa diminum sebelum atau sesudah makan
- Efektif untuk nyeri kepala dan gigi
Perhatian: Waspadai reaksi alergi atau efek samping pada hati.
Harga: Sekitar Rp22.200 per botol
7. Praxion Suspensi (60 ml)
Obat ini jadi salah satu yang paling sering digunakan. Tiap 5 ml-nya mengandung 120 mg paracetamol micronized situs judi bola resmi yang cepat diserap dan bekerja langsung di pusat pengatur suhu tubuh.
Dosis pemakaian:
- 0–1 tahun: 2.5 ml
- 1–2 tahun: 5 ml
- 2–6 tahun: 5–10 ml
- 6–9 tahun: 10–15 ml
- 9–12 tahun: 15–20 ml
(Semua 3–4 kali sehari)
Kelebihan:
- Rasa jeruk, aman untuk anak
- Tidak mengandung alkohol
- Bisa dikonsumsi sebelum makan
Harga: Sekitar Rp33.500 per botol
Kesimpulan
Demam pada anak memang bikin khawatir, tapi nggak selalu harus langsung ke dokter. Obat penurun panas yang dijual bebas bisa jadi solusi awal, asal dipakai sesuai aturan dan usia anak. Jangan lupa, kalau panas nggak kunjung turun lebih dari 2–3 hari, sebaiknya segera konsultasi ke dokter ya, Bun.
Semoga si kecil cepat sembuh dan kembali aktif bermain!